| 1. Prospektus S2 Magister Ilmu Komunikasi |
Dunia komunikasi berkembang sangat cepat seiring dengan globalisasi dan perkembangan teknologi informasi. Hal ini berdampak positif terhadap
kebutuhan tenaga kerja di bidang ilmu komunikasi yang sangat tinggi, terutama sarjana ilmu komunikasi.Komunikasi adalah suatu proses dari seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain.
Secara sederhana, komunikasi dapat diartikan sebagai usaha manusia untuk memberi/menerima informasi di antara mereka.
Ilmu komunikasi adalah ilmu yang mempelajari suatu pengamatan terhadap produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan lambang melalui pengembangan teori-teori yang dapat diuji dan digeneralisasikan dengan tujuan menjelaskan fenomena yang berkaitan dengan produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan lambang tersebut.
Competencies of Graduates of S2 Ilmu Komunikasi
Lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi dibekali dengan kemampuan, ketrampilan, etika, dan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar, teori-teori ilmu komunikasi dan studi-studi media, mampu memberikan analisis kritikal, menguasai aplikasi media kreatif, kemampuan manajerial serta metodologi sehingga mampu memahami dan menjelaskan permasalahan-permasalahan dalam masyarakat dan mampu merumuskan alternatif penyelesaian dari prespektif komunikasi dan studi media; memiliki kemampuan mengidentifikasi, menganalisis secara kritis dan mensintesis fenomena komunikasi dan media dalam masyarakat; memiliki kemampuan mengelola kampanye marketing, public relations, sosial dan politik yang efektif dengan mendasarkan pada prinsip manajemen modern yang terukur dan bisa dipertanggungjawabkan.
Kompetensi dasar Sarjana Ilmu Komunikasi adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang ilmu komunikasi, hubungan masyarakat, dan periklanan; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang ilmu komunikasi dan/atau hubungan masyarakat dan/atau periklanan, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang ilmu komunikasi, hubungan masyarakat, dan periklanan, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Sarjana Ilmu Komunikasi memiliki kompetensi mengimplementasikan konsep, teori, metodologi ilmu komunikasi dan studi media serta mengembangkan kemampuan manajerial strategis serta kreatif media untuk kepentingan pembangunan, penyusunan kebijakan dan pemberdayaan masyarakat; memiliki kemampuan melakukan penelitian di bidang komunikasi massa secara umum, bidang kebijakan regulasi media secara khusus dan mampu menghasilkan kebijakan regulasi media secara internal maupun eksternal yang selaras dengan kepentingan sosial, ekonomi, politik, kultural yang berlaku.
Untuk
peminatan/konsentrasi Hubungan Masyarakat/Humas (Public Relations / PR) :
Selain kompetensi seperti uraian tersebut di atas, Lulusan Ilmu Komunikasi juga dibekali dengan pengetahuan, kemampuan, etika profesi, dan ketrampilan untuk menciptakan pengertian publik yang lebih baik sehingga dapat memperdalam kepercayaan publik terhadap suatu individu atau organisasi; memberikan informasi, mendidik, meyakinkan, meraih simpati, dan membangkitkan ketertarikan masyarakat akan sesuatu atau membuat masyarakat mengerti dan menerima sebuah situasi; membawa individu ataupun organisasi menjadi populer, berkembang pesat, solid, dan mendapat dukungan; secara internal organisasi menjadi pusat informasi organisasi sehingga mampu mendinamisasi, motivator dan menciptakan iklim organisasi yang kondusif sesuai dengan tuntutan zaman; secara eksternal organisasi menjadi manager komunikasi dalam menghadapi pers dan masyarakat; dan membuat program-program dalam mengambil tindakan secara sengaja dan terencana dalam upaya-upayanya mempertahankan, menciptakan, dan memelihara pengertian bersama antara organisasi dan masyarakatnya. Juga memiliki kemampuan menyusun perencanaan dan melakukan analisis atas problema komunikasi kehumasan yang berorientasi kepada customer relation management; mampu menjadi tenaga profesional yang handal di bidang pemasaran dan kehumasan dalam komunikasi publik media massa dan multimedia
Untuk
peminatan/konsentrasi Periklanan (Advertising) :
Selain kompetensi seperti uraian tersebut di atas, Lulusan Ilmu Komunikasi juga dibekali dengan pengetahuan, kemampuan, etika profesi, dan ketrampilan untuk menerapkan strategi kreatif periklanan dan strategi pemasaran; merancang ilustrasi, sketsa dan topografi periklanan; menggunakan komputer dalam membuat desain komunikasi visual, desain grafis dan animasi periklanan; menggunakan dan memahami teknik kamera elektronik, melakukan recording dan editing, membuat fotografi periklanan, memproduksi iklan cetak dan elektronik, membuat copywriting, visualisasi dan story board, dan selanjutnya mengolahnya menjadi alat promosi berupa iklan media cetak, televisi, radio, brosur, poster, flyer, billboard, dsb.
Untuk
peminatan/konsentrasi Penyiaran (Broadcasting) :
Selain kompetensi seperti uraian tersebut di atas, Lulusan Ilmu Komunikasi juga dibekali dengan pengetahuan, kemampuan, etika profesi, dan ketrampilan untuk mengkomunikasikan suatu karya cipta dan informasi kepada masyarakat luas yang dikemas dalam bentuk siaran; memiliki kemampuan komunikasi pemasaran, dan mampu membuat strategi periklanan yang efektif di media publikasi; mampu menyusun rencana kerja redaksi lembaga broadcasting yang berazaskan kaidah-kaidah kepenyiaran; mampu mengolah bahan berita, dan menyajikannya di media massa cetak dan elektronik; memiliki kualifikasi sebagai praktisi profesional di bidang kepenyiaran yang berwawasan pragmatis, berjiwa wirausaha, bersikap inovatif, kreatif, produktif dan memiliki kemampuan analitis.
Untuk
peminatan/konsentrasi Jurnalistik :
Selain kompetensi seperti uraian tersebut di atas, Lulusan Ilmu Komunikasi juga dibekali dengan pengetahuan, kemampuan, etika profesi, dan ketrampilan untuk menghimpun berita, mencari fakta dan melaporkan peristiwa melalui pengumpulan, penulisan, penafsiran, pemrosesan, dan penyebaran informasi, pendapat pemerhati secara sistematis dan dapat dipercaya untuk diterbitkan dan dipublikasikan pada surat kabar, majalah, dan media massa lainnya; memiliki kemampuan untuk membuat interpretasi dan memberikan pendapat yang didasarkan pada isi berita; serta dibekali dengan pemahaman bahwa dalam jurnalistik selalu harus ada unsur kesegaran waktu (timeliness atau aktualitas).
Profession and Career Graduates of S2 Ilmu Komunikasi
Sarjana Ilmu Komunikasi dapat bekerja dan berkarir di semua jenis perusahaan (lokal, nasional/regional, maupun multinasional), semua lembaga pemerintah dan non pemerintah termasuk LSM, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), semua departemen, lembaga keuangan, lembaga pelayanan publik (swasta maupun pemerintah), media penyiaran, media periklanan, industri pertelevisian, perfilman, rumah produksi (production house), industri media cetak (koran, tabloid, majalah), media elektronik (TV, radio, internet) sebagai tenaga profesional, praktisi dan konsultan PR/Humas, konsultan periklanan, konsultan penyiaran, konsultan jurnalistik, sebagai media planner, account executive, art/creative director, copywriter, presenter, television broadcaster, radio broadcaster, producer, professional master of ceremony, MC Professional, jurnalis, reporter, wartawan, peneliti, anggota DPR / DPRD, akademisi/dosen, pemimpin/manajer, pengamat komunikasi publik, pengamat komunikasi politik, pengamat media, pemerintah dan pengamat masalah-masalah dan fenomena komunikasi yang terjadi di masyarakat, koresponden, pengamat humas pemerintah, dsb.
Menjadi dosen/pengajar/peneliti bidang ilmu komunikasi di PTN/PTS atau pusat-pusat pendidikan dan pelatihan (pusdiklat), atau peneliti di Lembaha-lembaga Riset, Rating, Survei.
Berwiraswasta (Entreprenuer) dengan mendirikan perusahaan periklanan, perusahaan media massa, perusahaan penyiaran, media periklanan, media penyiaran, media cetak (koran, tabloid, majalah, media elektronik (TV, radio, internet), konsultan hubungan masyarakat, konsultan periklanan, konsultan penyiaran, konsultan jurnalistik, dsb.
| 2. Prospektus S2 Magister Ilmu Administrasi |
Globalisasi yang terjadi pada bidang sosial, politik, dan ekonomi membuat permasalahan pembangunan yang dihadapi oleh pemerintah pusat dan daerah semakin kompleks. Oleh sebab itu permasalahan dan tantangan pembangunan merupakan permasalahan yang multidimensional antara yang satu terkait dengan yang lainnya. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut diperlukan adanya sumberdaya aparatur yang memiliki kemampuan profesional tinggi, memiliki kemampuan mengintegrasikan berbagai pendekatan disiplin ilmu secara efektif.
Tujuan Pendidikan
Program Studi Magister Ilmu Administrasi (MA) dirancang dengan muatan teoritis dan praktis operasional untuk memenuhi kebutuhan para akademisi dan kebutuhan para praktisi birokrasi dengan tujuan:
- Memiliki wawasan dan pengetahuan administrasi publik yang luas, mampu memahami permasalahan-permasalahan yang kompleks, mampu mengantisipasi dan tanggap terhadap permasalahan administrasi publik yang selalu berkembang, dan mampu menerapkan seperangkat analisis secara teoritis-konsepsional dan praktis operasional untuk menyelesaikan persoalan-persoalan pembangunan.
- Mampu menganalisis, merencanakan, merumuskan, melaksanakan, mengendalikan, dan mengevaluasi kebijakan publik secara tepat dan rasional.
- Mampu melakukan penelitian dan pengembangan dalam bidang kebijakan publik, secara mandiri maupun dalam bentuk kerjasama.
- Mampu berinteraksi secara akademis maupun profesional terhadap perubahan dan dinamika yang berkembang sangat cepat di lingkungan sosial, politik, ekonomi dan administrasi publik.
Kompetensi Lulusan Magister Ilmu Administrasi
| Elemen Kompetensi Kepmen No. 132/U.2000 Pasal 7 Ayat (3) | Kompetensi Utama | Kompetensi Pendukung | Kompetensi Lain |
| (1) | (2) | (3) | (4) |
| Substansi Kajian Magister Ilmu Administrasi Negara | Menghasilkan Lulusan Magister Ilmu Administrasi Negara yang mempunyai kemampuan berfikir kreatif dan kritis serta mampu memecahkan masalah yang timbul di bidang kebijakan publik, manajamen pelayanan publik, administrasi pemerintahan daerah, administrasi keuangan daerah, dan perencanaan pembangunan daerah. | Mempunyai kemampuan dalam mencari alternatif terbaik untuk menghasilkan suatu analisis yang akurat sebelum mengambil keputusan dalam berbagai aspek yang timbul dalam praktek administrasi publik. | Kemampuan lulusan untuk memahami konsep, mampu beradaptasi dengan lingkungan organisasi pemerintah, swasta dan masyarakat. |
| Pengembangan Kepribadian (MPK) | Pemahaman serta pengamalan falsafah dasar dan konstitusi negara sebagai wujud rasa tanggungjawab bermasyarakat dan bernegara | Menjalani dan memahami sepenuhnya ajaran agama sebagai keyakinan spiritual setiap individu untuk menyelaraskan impelementasi ilmu administrasi negara, baik pada bidang kebijakan publik, manajamen pelayanan publik, administrasi pemerintahan daerah, administrasi keuangan daerah, dan perencanaan pembangunan daerah dengan keyakinan yang dianut | Memahami serta mandalami konsep dan istilah-istilah umum maupun khusus yang digunakan dalam bidang kebijakan publik, manajamen pelayanan publik, administrasi pemerintahan daerah, administrasi keuangan daerah, dan perencanaan pembangunan daerah. |
| Penguasaan Ilmu dan Ketrampilan (MKK) | Memahami prinsip-prinsip dasar tentang ilmu kebijakan publik, manajamen pelayanan publik, administrasi pemerintahan daerah, administrasi keuangan daerah, dan perencanaan pembangunan daerah dan mampu melakukan konsep-konsep dasarnya dalam memecahkan masalah yang dihadapi dalam lingkunngan organisasi pemerintah dan masyarakat | Senantiasa mengikuti dan menguasai perkembangan konsep-konsep baru serta teknologi baru dalam bidang kebijakan publik, manajamen pelayanan publik, administrasi pemerintahan daerah, administrasi keuangan daerah, dan perencanaan pembangunan daerah agar implementasi keilmuannya bermanfaat dan berdaya guna. | Mampu mengkomunikasikan ilmu kebijakan publik, manajamen pelayanan publik, administrasi pemerintahan daerah, administrasi keuangan daerah, dan perencanaan pembangunan daerah secara tepat dan berdaya guna terhadap perkembangan administrasi pemerintah dan masyarakat melalui pendekatan-pendekatan yang sesuai dengan sasaran yang dicapai. |
| Keahlian Berkarya (MKB) | Mampu melaksanakan penilaian kinerja yang dicapai dalam memberdayakan keahlian dalam bidang kebijakan publik, manajamen pelayanan publik, administrasi pemerintahan daerah, administrasi keuangan daerah, dan perencanaan pembangunan daerah untuk mengatasi masalah dan menghadapi tantangan perkembangan administrasi negara dan teknologi | Mempunyai kemampuan dalam membuat perencanaan dan mengambil keputusan secara profesional dalam menjalankan tugasnya untuk mencapai hasil yang optimal. | Mampu mengembangkan kinerja profesional dengnan menggunakan analisis yang tajam dan keterpaduan dalam pemecahan masalah yang timbul dalam praktek administrasi negara. |
| Perilaku Berkarya (MPB) | Mampu menerapkan secara sistematis tahapan-tahapan, metode-metode serta konsep-konsep dalam bidang kebijakan publik, manajamen pelayanan publik, administrasi pemerintahan daerah, administrasi keuangan daerah, dan perencanaan pembangunan daerah yang diperlukan untuk tujuan mengatasi masalah yang dihadapi | Membentuk sikap yang selalu proaktif dalam menghadapi masalah dan berfikir secara analitis untuk mengambil keputusan terutama yang berkaitan dengan kebijakan publik, manajamen pelayanan publik, administrasi pemerintahan daerah, administrasi keuangan daerah, dan perencanaan pembangunan daerah. | Melatih kemampuan dalam berkoordinasi dan bekerjasama dengan profesi lain agar mendapatkan hasil yang optimal. Hal ini dilaksanakan dengan memberikan tugas pekerjaan secara berkelompok. |
| Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) | Mampu mengadaptasikan ilmu pengetahuan yang dihadapi dalam bidang kebijakan publik, manajamen pelayanan publik, administrasi pemerintahan daerah, administrasi keuangan daerah, dan perencanaan pembangunan daerah. terhadap praktek-praktek administrasi negara, dan masyarakat | Menguasai secara restruktur dan mendalam dalam bidang kebijakan publik, manajamen pelayanan publik, administrasi pemerintahan daerah, administrasi keuangan daerah, dan perencanaan pembangunan daerah dengan perilaku dan sikap manusia yang menjalankannya. | Menguasai konsep pengambilan keputusan dalam bidang ilmu yang sudah dikuasai dengan mempertimbangkan faktor-faktor kebiasaan dan tingkah laku pelaksana dan pengambilan keputusan dalam sistem administrasi negara. |